Endapan minyak bumi di Indonesia berhubungan erat dengan cekungan – cekungan sedimen tersier. Formasi batu pasir yang bersifat serpihan dan gampingan serta batuan vulkanik berfungsi sebagai batuan waduk.
Dari cekungan – cekungan di Indonesia diperkirakan jumlah minyak yang dapat dimanfaatkan dari potensi sumberdaya ini mencakup 50 milyar barrel dan merupakan 25% dari seluruh cadangan ”oil in place” yang diperkirakan terdapat dalam cekungan – cekungan sedimen di Indonesia.
Pada kegiatan eksplorasi minyak bumi di Indonesia umumnya ditemukan cadangan – cadangan gas bumi. Gas bumi ini disebut ”associated gas” karena terdapat dalam satu reservoir dan dihasilkan bersama minyak; ”non-associated” gas dihasilkan dari cadangan yang hanya menghasilkan gas tanpa minyak. Kedua macam gas telah ditemukan dalam jumlah yang cukup besar. Saat ini diperkirakan cadangan gas bumi Indonesia adalah 26,3 triliun kaki kubik ”non-associated gas” dan 4,0 triliun kaki kubik ”associated gas” nilai cadangan gas bumi menjadi semakin penting karena semakin mahalnya energi dan majunya teknologi. Dengan kemajuan teknologi, gas bumi dapat dicairkan secara ekonomis dan kemudian diangkut ke tempat konsumen yang jauh letaknya maupun diekspor.